Rabu, 30 April 2014

BEBERAPA PENDAPAT YANG BERBEDA TENTANG KERJASAMA DENGAN PARA PEMASOK TOYOTA, FORD, GM, DAN VW



BEBERAPA PENDAPAT YANG BERBEDA TENTANG KERJASAMA DENGAN PARA PEMASOK
TOYOTA, FORD, GM, DAN VW

A.    LATAR BELAKANG DAN SEJARAH PERUSAHAAN
1.      Toyota
Toyota Motor Corporation (TMC)  adalah sebuah pabrikan mobil yang berasal dari Jepang, yang berpusat di Toyota, Aichi. Saat ini, Toyota merupakan pabrikan penghasil mobil terbesar di dunia.
Di samping memproduksi mobil, Toyota juga memberikan pelayanan finansial, dan juga mebuat robot. TMC merupakan anggota dari Grup Toyota dan memproduksi mobil dengan merek Toyota Lexus dan Scion, memiliki sebagian besar saham dari Daihatsu dan Hino,dan memiliki sebagian kecil saham Subaru dan Isuzu.
Toyota Motor Corporation didirikan pada September 1933 sebagai divisi mobil Pabrik Tenun Otomatis Toyoda. Divisi mobil perusahaan tersebut kemudian dipisahkan pada 27 Agustus 1937 untuk menciptakan Toyota Motor Corporation seperti saat ini.
Berangkat dari industri tekstil, Perusahaan yang memproduksi 1 mobil tiap 50 menit ini ternyata menggunakan penamaan Toyota lebih karena penyebutannya lebih enak daripada memakai nama keluarga pendirinya, Toyoda. Inilah beberapa tonggak menarik perjalanan Toyota.
Toyota merupakan pabrikan mobil terbesar di dunia dalam unit sales dan net sales. Pabrikan terbesar di Jepang ini menghasilkan 8-8,5 juta unit mobil di seluruh dunia tiap tahunnya.
Dibandingkan dengan industri-industri otomotif lain yang menggunakan nama pendirinya sebagai merek dagang seperti Honda yang didirikan oleh Soichiro Honda, Daimler-Benz (Gottlieb Daimler dan Karl Benz), Ford (Henry Ford), nama Toyoda tidaklah dipakai sebagai merek. Karena berangkat dari pemikiran sederhana dan visi waktu itu, penyebutan Toyoda kurang enak didengar dan tidak akrab dikenal sehingga diplesetkan menjadi Toyota.
Di sini hak paten mesin tekstil otomatisnya kemudian dijual kepada Platt Brothers & Co, Ltd. dari Inggris, Britania Raya. Hasil penjualan paten ini, dijadikan modal pengembangan divisi otomotif. Mulai tahun 1933, ketika Toyoda membangun divisi otomotif, tim yang kemudian banyak dikendalikan oleh anaknya Kiichiro Toyoda, tiada henti menghasilkan inovasi-inovasi terdepan di zamannya. Mesin Tipe A berhasil dirampungkan pada 1934. Setahun kemudian mesin ini dicangkokkan prototipe pertama mobil penumpang mereka, A1. Divisi otomotif Toyoda juga menghasilkan truk model G1.
Tahun 1937 merupakan era penting kelahiran Toyota Motor Co, Ltd. cikal bakal raksasa Toyota Motor Corp (TMC) sekarang. Dan pada tahun 1938, didirikan Koromo Plant di Jepang (sekarang bernama Honsha plant) yang merupakan Toyota's Establishment Exhibit Room. Plant ini disusun berdasarkan teori Just In Time dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti asrama, rumah sakit, dan toko.
Semangat inovasi Kiichiro Toyoda tidak pernah redup. Toyota kemudian berkembang menjadi penghasil kendaraan tangguh. Di era 1940-an, Toyota sibuk mengembangkan permodalan termasuk memasukkan perusahaan di lantai bursa di Tokyo, Osaka dan Nagoya. Pada tahun 1947, penjualan mobil Toyota di dalam negeri sudah mencapai 100.000 kendaraan.
Setelah era Perang Dunia II berakhir, tahun 1950-an merupakan pembuktian Toyota sebagai penghasil kendaraan serba guna tangguh. Waktu itu kendaraan Jeep akrab di Jepang. Terinspirasi dari mobil ini, Toyota kemudian mengembangkan prototipe Land Cruiser yang keluar tahun 1950. Pada tahun yang sama pula Toyota mendirikan Toyota Motor Sales co., Ltd, anak perusahaan Toyota Motor Co., Ltd yang menangani penjualan, pemasaran dan distribusi Toyota. Setahun kemudian meluncurkan secara resmi model awal Land Cruiser yakni model BJ.
Toyota tidak hanya dikenal melalui Toyota Land Cruiser. Mereka juga mengembangkan model yang menjadi favorit dunia, sedan kecil. Pada tahun 1961, Toyota mengeluarkan model Publica dan lima tahun kemudian meluncurkan model Corolla. Lewat Toyota Corolla yang memulai debutnya pada tahun 1966, sedan mungil generasi awal ini memakai penggerak belakang mengubah tatanan sedan bongsor yang populer saat itu menuju arah sedan kecil yang kompak, irit dan ringkas. Memasuki tahun 1975, Corolla masuk dalam generasi ketiga dan terjual lebih dari 5 juta unit. Hal yang menakjubkan ini masih kokoh hingga sekarang. Mesin mobil Corolla ini kemudian digunakan di Indonesia sebagai mesin untuk kendaraan niaga keluarga serbaguna, Toyota Kijang generasi awal yang dikenal sebagai Kijang Buaya.
Sejalan makin mengglobalnya produk Toyota, mereka sadar tidak mempunyai grafik logo. Bahkan di Indonesia dijumpai kendaraan bermerk Toyota seperti Toyota Kijang dengan logo TOYOTA pada grill di bagian bonnet (hidung) mobil. Pada tahun 1989 Toyota akhirnya memutuskan untuk membuat dua lingkaran oval (elips) yang menghasilkan huruf T dan ellips ketiga mengisyaratkan akan the spirit of understanding in design. Lingkaran ketiga itu sekaligus mengelilingi kedua lingkaran ellips sebelumnya yang berbentuk T itu sebagai bukti menjaga dan memengaruhi sekelilingnya.
Pada tahun 1990-an, Toyota semakin membuktikan bahwa mobil Jepang dapat bersaing dengan mobil Eropa dan Amerika. Toyota Celica berhasil menjadi juara rally dunia, dan Toyota Camry menjadi mobil paling laris di Amerika. Tahun 1999 Toyota mengakuisisi 51,19% saham Daihatsu dan pada tahun 2001 Toyota membeli 50,11% saham Hino.

2. Ford Motor Company
Ford Motor Company merupakan perusahaan yang bergerak di bidang otomotif, termasuk dalam the big three di Amerika. Ford sangat terkenal dengan produknya yang berkualitas tinggi namun harga yang lebih terjangkau dibanding kelasnya. Perusahaan ini juga memiliki berbagi jenis produk untuk berbagai fokus segmen sehingga strategi yang diterapkan adalah diversifikasi produk. Struktur manajemen perusahaan juga sudah sangat bagus, dengan menempatkan manajemen untuk fokus di beberapa wilayah semisal Eropa, Amerika, dan Asia. Sementara itu ada juga pembagian untuk pihak yang focus di pengembangan produk, serta ada yang focus di pemasaran. Pesaing utama di Amerika adalah General Motor (GM) dan Chrysler yang sama-sama masuk dalam kategori the big three. Sementara itu di asia banyak perusahaan otomotif sedang berusaha menggempur pasar yang secara otomatis mengancam dan mereduksi pasar Ford. Produk-produk di asia semisal Toyota diproduksi dengan volume besar sehingga harganya pun jatuh lebih rendah dari pada standar harga produk dari Ford.
Sejarah Ford Motor Company (FMC)
Ford Motor Company (FMC), perusahaan otomotif yang kendaraan roda empatnya merambah ke seluruh dunia, merayakan hari jadinya yang ke-100 tahun, tepatnya tanggal 13 Juni 2003 lalu.
Untuk memperkenalkan produksinya kepada masyarakat luas Henry Ford merancang 2 unit mobil untuk balapan yang diberi nama “999″ dan “Arrow”. Pada musim balapan tahun 1903, kedua mobil ciptaan Henry Ford diikutsertakan dan langsung keluar sebagai pemenang dengan meninggalkan lawan-lawannya lebih dari setengah mil di belakang. Dengan kemenangan gemilang itu, publisitas produk-produk Ford Motor melejit ke atas. Ford Motor Company mulai merangkak naik. Tahun 1905, produksi Ford laku terjual 1700 unit.
Henry terus berupaya meningkatkan mutu produksinya, antara lain dengan menciptakan Ford Model T yang sangat terkenal. Henry juga berusaha meningkatkan kinerja pabriknya. Dialah orang pertama yang menciptakan system perakitan mobil secara berurutan dan serba mekanis.
Pabrik Ford Motor terus diperluas ke berbagai negara. Tahun 1947, ketika Henry Ford meninggal dalam usia 84 tahun, pabrik Ford Motor di seluruh dunia telah mampu memproduksi mobil Ford sebanyak 4000 unit setiap hari. Tahun 1960, Ford Motor Company merupakan perusahaan terbesar kedua di dunia.
Di Indonesia sendiri merk mobil Ford sudah hadir sejak tahun 1989, dimana pada saat itu banyak tipe Ford seperti Telstar, TX-3, TX-5, Cortina, Laser yang sudah wara-wiri di Indonesia. Ford mengukuhkan diri sebagai pemain mobil di Indonesia di tahun 2002 dimana PT. Ford Motor Indonesia berdiri. Saat itu hanya ada 2 tipe kendaraan yang dijual, yaitu : Ford Ranger dan Ford Everest.
Saat ini, Ford sudah meluncurkan 5 varian mobil di Indonesia. Varian tersebut adalah : All New Ford Ranger, All New Ford Everest, All New Ford Focus, All New Ford Escape dan yang paling fenomenal All New Ford Fiesta. Yang terakhir ini merupakan tulang punggung penjualan Ford di Indonesia dan bisa mematahkan dominasi mobil jepang di Indonesia.
Kondisi Terkini
Ford Motor Company kini sedang mengalami fase yang menurun, beberapa tahun terakhir tingkat penjualan menunjukkan trance penurunan. Terlebih saat akhir 2008 sampai dengan sekarang Ford tergoncang hebat akibat krisis global yang melanda Amerika. Sekarang ini Ford mempunyai peluang  50 : 50 untuk bangkit atau justru ambruk. Ini tidak hanya menimpa Ford, kondisi yang lebih parah dialami oleh General Motor (GM) dan Chrysler. Pesaing Ford itu bahkan harus disuntik dana oleh pemerintah  Amerika dengan jumlah yang jauh lebih besar dari pada Ford untuk operasional perusahaan pasca krisis global. Dalam hal ini perusahaan-perusahaan otomotif di asia yang sedang mencoba memasuki pasar mengalami kondisi yang lebih baik. Produk asia  dengan harga lebih murah mendesak pasar, dan memanfaatkan momentum kejatuhan perusahan the big three Amerika.
Berbagai strategi dan upaya pengentasan diri dari lingkup krisis dilakukan oleh Ford. Misalnya dengan mengurang jumlah produksi, bahkan menarik beberapa jenis prooduk yang dirasa akan membengkankan biaya dibanding margin keuntungan yang dihasilkan. Berusaha mempertahankan pasar, dengan diversifikasi produknya, memakai pinjaman untuk kelangsungan operasional perusahaan semua dilakukan. Kini Ford memang berada di ujung tanduk, antara hidup dan matinya perusahaan. Namun masih ada harapan besar Ford akan bangkit kembali, mengingat perusahaan ini sangat vital bagi perekonomian Amerika Serikat dan pemerintah Amerika pun akan berusaha semaksimal mungkin mendorong kebangkitan Ford.  Tinggal waktu dan kesempatan yang akan menjawab bagaimana kelanjutan nasib Ford Motor Company.

3. General Motors

General Motors (GM), yang didirikan pada tahun 1908 adalah perusahaan mobil terbesar dunia. Perusahaan multinasional dari Amerika Serikat telah menawarkan pekerjaan yang aman bagi jutaan orang di seluruh dunia. GM memiliki basis di hampir 35 negara maju dan truk pembuatan dan mobil. Mobil-mobil dan truk yang dijual di bawah nama merek yang berbeda seperti Buick, Cadillac, Chevrolet, GM Daewoo, Hummer, Opal, Pontiac, dll.
Perusahaan ini didirikan oleh William Durant pada tahun 1902 sebagai sebuah perusahaan investasi untuk Buick. Segera, tahun yang sama perusahaan membeli hak dari perusahaan lain seperti Cadillac, Oakland, dan Elmore. Krisis keuangan dan kepanikan pasar saham pada tahun 1907 terbukti menjadi kesempatan emas bagi William Durant. Pada tahun yang sama ia berhasil mengambil alih banyak perusahaan mobil yang dibangun bagian mobil serta aksesoris mobil. Proses ini melahirkan General Motors pada tahun 1908. Sejarah General Motors dengan demikian memulai perjalanannya di pasar mobil.
Sejarah General Motors jelas menunjukkan bahwa Durant adalah jenius dan benar- benar bertanggung jawab atas pertumbuhan GM di seluruh dunia. Periode dari 1915-1920 dianggap sebagai periode sukses dalam sejarah General Motors. Hal ini dalam periode ini bahwa Cadillac menjadi sukses di seluruh dunia dan menciptakan sejarah Motors Chevrolet di dunia otomotif. Ada banyak up dan turun tapi masih GM berdiri teguh dalam segala situasi. GM memiliki banyak persaingan dari Ford dan Chrysler.
Mobil-mobil Ford menjadi pilihan pertama rakyat. GM harus menghadapi tantangan besar dan membuat perubahan tertentu dalam rangka untuk bersaing dengan Ford. Para insinyur jenius Alfred Sloan menerima tantangan ini dan cukup berhasil dalam usahanya. Warna-warna yang menarik, fitur yang sangat baik, dan kenyamanan membawa GM kembali ke pasar. Banyak skema diluncurkan pada kepentingan publik. Tingkat berkurang dan GM berencana untuk mengubah penampilan dan fitur setiap tahun. Strategi ini membantu untuk meningkatkan penjualan GM dan sekarang, orang-orang yang mampu membeli mobil kredit.
Hari-hari tidak pernah tetap sama dan krisis keuangan tahun 1929 lagi-lagi kembali set dalam sejarah General Motors. Saham jatuh buruk, tapi masih GM berhasil bangkit kembali pada tahun 1930. Mereka termasuk Electro-Motif Corporation, mesin pembakaran mobil pembangun internal.
Langkah ini melahirkan diesel dan bensin memicu mobil yang lebih efisien dan nyaman. Tahun 1955 adalah tengara lain dalam sejarah General Motors. Pada tahun ini, GM menjadi perusahaan pertama yang menghasilkan lebih dari miliar dolar dalam setahun.
GM bahkan telah memperluas bisnis mereka dengan memproduksi hybrid mengambil truk pada tahun 2006. The Silverado dan hibrida Sierra truk dari GM dilaporkan menjadi ekonomis dan mengkonsumsi lebih sedikit bahan bakar. Laporan terakhir menunjukkan bahwa GM sedang dalam kesulitan keuangan yang serius dan harus menutup beberapa tanaman. Pokoknya, sejarah General Motors menunjukkan bahwa perusahaan telah melalui tahapan yang sulit banyak di masa lalu. Mereka tidak pernah menyerah dan selalu menemukan jalan mereka kembali di pasar internasional.
Diawali pada tahun1897 – Olds Motor Vehicle Company, Inc., yang di pimpin oleh Ransom E. Olds, memproduksi Oldsmobile pertama Pada 19 May 1903 – Buick Motor Company, di dirikan oleh David Dunbar Buick, sebagai sebuah perusahaan otomotif Pada 1 Nov 1904 – William Crapo (“Billy”) Durant dari Durant Dort Carriage Company, Flint, Michigan, mengambil kendali atas Buick Motor Company.
Pada tahun 1908, tepatnya tanggal 16 September 1908 Di bawah kepeminpinan Billy Durant’s, General Motors Company mengelola Buick Motor Company pada 12 N0v 1908, Oldsmobile menjadi perusahaan kedua yang bergabung dengan General Motors ketika Olds Motor Works di jual ke General Motor.
Adam Opel adalah pendiri Opel di Rüsselheim, Germany dan di dirikan pada tahun 1862, di awal untuk memproduksi mesin jahit berkualitas tinggi dalam volume besar, pada tahun 1885 Perusahaan mulai menjual sepeda, ketika Adam Opel meninggal tahun 1895, mereka membuat 2000 sepeda dalam setahun dan memimpin dalam penjualan mesin jahit di eropa, tahun 1899 Kelima anak dari Adam Opel’s dan ibu mereka bermitra dengan seorang engineer bernama Friedrich Lutzmann untuk memproduksi kendaraan bermotor pertama yang dinamakan Opel motorwagen sistem Lutzmann.
pada tahun 1929 Opel bergabung dengan General Motors corp sebagai pembuat mobil dan truk dan sejak saat itu menjadi produsen automobil berkualitas tinggi untuk pasar global Pada tahun 1909 Dengan bantuan seorang pembalap terkenal yaitu Louis Chevrolet, William Durant memperkenalkan ke publik sebuah design kendaraan dan pada tahun 1911 dibentuk sebuah perusahaan bernama Chevrolet Motor Car Company, pada tahun 1912 Chevrolet meluncurkan “Classic Six” sebuah sedan besar dengan 5 penumpang dewasa dan mampu melaju sampai dengan kecepatan 65Mph (104 KM/h) Tahun 1914 di luncurkan Logo pertama yang di kenalkan adalah Chevrolet “bowtie”.
Tahun 1918 Penjualan Chevrolet truck untuk pertamakalinya dan Chevy bergabung dengan GM Corporation, tahun 1927 Chevrolet mulai menjual Ford di AS dalam jumlah 1 juta unit dalam satu tahun untuk pertama kalinya, dan pada tahun 1965 Untuk pertama kalinya membangun 3 juta mobil dan truk dalam satu tahun, Pada tahun 1979 merupakan Tahun yang bersejarah dari Chevrolet karena telah menjual 100 juta kendaraan, dari tahun 1979 Sampai sekarang Chevy menjadi bagian dari pasar global yang telah menjual lebih dari 150 juta unit kendaraan, Saatnya menikmati sebagai ikon di berbagai negara sebagai salah satu merk paling di kenal di seluruh dunia General Motor Worldwide.
v  General Motor Asia Pasifik
General Motors memulai melakukan bisinis di Asia Pacific pada tahun 1915 ketika memperkenalkan produk dari Buick dan Cadillac untuk konsumen di jepang,saat ini GM memiliki fasilitas otomotif dan kegiatan penjualan di lebih dari 15 negara.
Pada 1993, GM mendirikan kantor pusat untuk operasional Asia Pacific diSingapore sebagai regional support dan lebih dekat dengan pasar dan mencari peluang yang lebih baik, pemindahan kantor pusat ke Shanghai China pada 2004 untuk mendekatkan pusat perkembangan di Asia timur yang memiliki pertumbuhan bisnis yang mencapai 85% General Motor di Indonesia GM Indonesia di dirikan tahun 1993 dan merupakan joint venture dengan PT. Garmak Motor. Di tahun 1997, GM Indonesia menjadi 100% PMA dan merupakan anak perusahaan dari GM Corporation USA.
Di tahun 1994, GM Indonesia memproduksi Opel Vectra kemudian di ikuti oleh Opel Optima Di tahun 1995 Opel Blazer di luncurkan hingga tahun 2005 Tahun 2002 GM Indonesia memperkenalkan Chevrolet sebagai penganti merek Opel dan memfocuskan merek Chevrolet sebagai merek utama di Indonesia hingga saat ini.
4.      Volkswagen 
Volkswagen  (biasa disingkat VW) adalah sebuah pabrikan otomotif berbasis di Wolfsburg, Lower Saxony, Jerman. Volkswagen didirikan oleh Serikat Buruh Jerman (Deutsche Arbeitsfront) pada tahun 1937. Volkswagen merupakan merk asli dari Grup Volkswagen, yang juga membawahi beberapa merk mobil lain seperti Audi, Bentley Motors, Bugatti Automobiles, AutomobiliLamborghini, SEAT, Å koda Auto dan sebuah pabrikan kendaraan komersial Scania. Tahun 2009, Supervisory Board dari Volkswagen AG mengesahkan pendirian sebuah grup otomotif yang terintegrasi dengan Porsche di bawah naungan Volkswagen.
Dalam bahasa Jerman, "Volkswagen" berarti "mobil rakyat". Tagline Volkswagen saat ini adalah Das Auto (dalam bahasa Inggris The Car). Moto sebelumnya adalah Aus Liebe zum Automobil (artinya : Kecintaan kepada Mobil).
Saat ini Volkswagen mempunyai 3 mobil yang masuk di daftar 10 mobil paling laris sepanjang sejarah menurut situs web 24/7 Wall St: Volkswagen Golf, Volkswagen Beetle, dan Volkswagen Passat. Dengan 3 mobil ini, Volkswagen mempunyai jumlah mobil terbanyak dalam daftar itu yang sampai saat ini masih diproduksi. 
Volkswagen awalnya didirikan pada tahun 1937 oleh serikat dagang Nazi, yaitu Serikat Buruh Jerman (Deutsche Arbeitsfront).  Sampai pada awal 1930-an pabrikan otomotif Jerman masih banyak terdiri dari pabrikan mobil mewah, dan rata-rata orang Jerman tidak bisa membeli lebih daripada sebuah motor.
Perusahaan ini berutang budi pada seorang tentara Inggris yang bernama Ivan Hirst karena ia telah berjasa membangkitkan kembali perusahaan ini setelah perang dunia usai. Bulan April 1945, KdF-Stadt, dan pabrik yang rusak berat, ditemukan oleh pihak Amerika Serikat dan kemudian mereka menyerahkannya pada pihak Inggris. Pabrik Volkswagen kemudian dikendalikan di bawah kontrol Hirst. Pertamanya, Hirst berencana menggunakan pabrik ini sebagai tempat perawatan kendaraan militer. Karena sebelumnya tempat ini telah dipakai untuk keperluan militer, maka pabrik ini bisa diselamatkan sebagai salah satu bentuk pampasan perang. Hirst lalu mengecat pabrik itu menjadi hijau, dan kemudian ia menunjukkannya ke kantor pusat Angkatan Darat Inggris. Lalu, Angkatan Darat Inggris pun setuju untuk membangun kembali pabrik itu dengan mengerahkan 20.000 pasukan pada bulan September 1945. Ratusan mobil yang pertama diproduksi diberikan pada personel mereka sendiri dan juga untuk Kantor Pos Jerman.
Operasi
Volkswagen adalah perusahaan internasional besar yang mengembangkan usahanya ke berbagai negara dan pasar. Kantor pusat Volkswagen berada di Wolfsburg, jerman. Grup Volkswagen, induk dari Volkswagen AG, memiliki beberapa perusahaan otomotif lainnya, di antaranya Audi, SEAT, Lamborghini, Bugatti, Scania Å koda Autodan Ducati.
Saat ini Volkswagen merupakan perusahaan otomotif terbesar di Eropa. Dalam jangka waktu yang lama, pangsa pasar Volkswagen selalu di atas 20 persen. Di dunia, saat ini VW berada di posisi ketiga dunia,  belakang Toyota dan GM tahun 2009. Tahun 2010, Volkswagen, melaporkan penjualan sebesar 6,29 juta unit kendaraan dan mendapat pangsa pasar dunia sebesar 11.4%. Pasar utama Volkswagen mencakup Jerman dan China. Setelah melewati Ford pada tahun 2008, Volkswagen menjadi perusahaan otomotif ketiga terbesar di dunia. Volkswagen telah menargetkan untuk menaikkan pangsa pasarnya di Amerika dari 2% menjadi 4% pada tahun 2014, dan menargetkan diri untuk menjadi perusahaan otomotif terbesar di dunia tahun 2018.
Volkswagen mempunyai pabrik di banyak negara di dunia, baik pabrik produksi maupun perakitan untuk pasar lokal. Pabrik milik Volkswagen tersebar di Jerman, Slowakia, China, India, Indonesia, Rusia, Brasil, Argentina,Portugal, Spanyol, Polandia, Meksiko, Bosnia dan Herzegovina, dan Afrika Selatan. Volkswagen juga punya pabrik baru di Amerika Serikat. Tahun 2011, VW tercatat dalam daftar 25 perusahaan terbesar di dunia oleh Forbes Global 2000.
Volkswagen selalu mempunyai hubungan yang dekat dengan Porsche, perusahaan mobil sport yang berpusat di Zuffenhausen didirikan oleh Ferdinand Porsche tahun 1931. Ferdinand Porsche sendiri merupakan desainer awal dan pendiri perusahaan Volkswagen. Mobil pertama Porsche, Porsche 64 1938, menggunakan banyak komponen dari Volkswagen Beetle. Porsche 356 1948 menggunakan banyak komponen VW, termasuk mesin, gearbox dan suspensi.
Kedua perusahaan ini kembali berkolaborasi pada tahun 1969 untuk membuat VW-Porsche 914 dan 914-6, 914-6 memakai mesin 6 silinder milik Porsche, sedangkan 914 standar memakai mesin 4 silinder milik Volkswagen. Pada tahun 1976, Porsche 912E (khusus AS) dan Porsche 924, menggunakan banyak komponen dari Audi dan dibuat di pabrik Audi di Neckarsulm. Banyak Porsche 944 juga dibuat disana.
Bulan September 2005, Porsche mengumumkan bahwa mereka akan menaikkan porsi saham mereka dari 5% menjadi 20%, seharga 3 miliar euro, dengan begitu maka kepemilikan saham mayoritas Volkswagen oleh pihak luar negeri menjadi tidak mungkin. Bulan Juli 2006, Porsche menambah lagi kepemilikan saham menjadi 25,1%. Tanggal 6 Mei 2009, Porsche dan Volkswagen memutuskan untuk bergabung melalui merger.

Museum

Sejak 1985, Volkswagen AG telah membuka Volkswagen AutoMuseum di Wolfsburg, sebuah museum yang berisi tentang sejarah Volkswagen.[32]

B.     PERTIMBANGAN PERUSAHAAN BESAR
Sangat menarik untuk melihat bagaimana perusahaan  pembuatan mobil yang berskala besar, banyak beberapa pendapat mereka yang berbeda tentang bagaimana bekerjasama dengan para pemasok (supplier)  dan bagian standarisasi onderdil (Spareparts ). Pertimbangkan hal berikut :

1.      Kerjasama Dengan Pemasok
Tadaaki Jagawa, seorang Wakil presiden Eksekutif perusahaan TOYOTA, mengatakan produsen mobil nomor satu Jepang “menerima undangan (received an invitation)” dari FORD untuk bergabung dengan FORD Internet-based marketplace,  yang biasa disebut Autox-Change, dimana pembuat mobil dan para pemasok mereka diharapkan untuk berbisnis secara lebih efisien dan memotong biaya-biaya. FORD dan GM berlomba untuk membangun pasar online terbesar untuk mencapai skala ekonomi yang lebih besar, dan keduanya mencoba untuk membujuk para automakers lainnya. Kedua perusahaan telah menyatakan bahwa menciptakan suatu pasar dimana ratusan milyar dolar dalam barang dan jasa yang diperdagangkan akan memberikan akses kepada pemasok mereka untuk bisnis yang lebih global, serta memungkinkan para pemasok dan produsen untuk memangkas biaya.
TOYOTA menganggap Internet marketplace hanya untuk sarana efisiensi dan bukan tujuan itu sendiri, kata Jigawa. Karena proses pengadaan tidak hanya melibatkan harga, tetapi juga kualitas, cara memimpin dan komponen pengiriman. Jagawa mengatakan TOYOTA tidak ingin menempatkan komponen kompetitif di pasar terbuka, seperti GM TradeXchange. Itu akan bertentangan dengan filosofi Toyota yang memperlakukan pemasok sebagai mitra. "Kami membantu pemasok memotong biaya melalui jaminan kontrak jangka panjang menempatkan bagian-bagian di pasar terbuka, mempertentangkan terhadap pemasok dalam hubungan musuh”. Jagawa menekankan bahwa Toyota dalam diskusinya dengan GM “ dengan pikiran terbuka“  meskipun mungkin berarti Toyota hanya akan menjual bahan baku dan bahan umum yang biasa digunakan pada GM atau system Ford, Toyota tertarik untuk membuat pembelian yang lebih efisien, katanya.

2.      Standarisasi Auto Parts
Beberapa pembicaraan Toyota dengan GM juga melibatkan standardisasi komponen. Yang akan memungkinkan kedua perusahaan dan peserta GM lain untuk berbagi infrastruktur umum pengadaan barang elektronik dan memaksimalkan efektivitas jaringan online itu.
Toyota dan Volkswagen juga mencoba untuk menuntaskan kesepakatan untuk standarisasi komponen tertentu untuk kendaraan yang dijual di Eropa. Jagawa mengatakan kedua perusahaan mengatakan dalam pembicaraan pada musim panas lalu untuk mengidentifikasi bagian-bagian tertentu yang dapat mereka standarisasi. Dia menambahkan, bagaimanapun, bahwa proses telah lambat karena "kesenjangan" antara apakah dua perusahaan mempertimbangkan komponen umum. "VW diletakkan di atas meja 20 sampai 30 bagian sebagai target yang mungkin untuk standarisasi, kami mengidentifikasi beberapa yang paling banyak," kata Jagawa.
Toyota mengatakan sedang mempertimbangkan standarisasi komponen dan platform dengan mobil Jerman untuk memotong biaya operasional di Eropa, dimana perusahaan Jepang telah mengalami kesulitan untuk mengurangi biaya karena volume penjualan yang terbatas. Toyota menjual kurang dari 600.000 kendaraan di Eropa tahun lalu.
Dalam diskusi Toyota dengan GM dan Volkswagen, Jagawa mengatakan satu masalah yang berpotensi dapat menunda kesepakatan awal perbedaan mereka atas definisi "kompetitif" komponen. Toyota menganggap lebih luas bagian yang kompetitif, termasuk roda kemudi dan dalam beberapa kasus bahkan kawat konektor, sedangkan GM dan Volkswagen tampaknya percaya banyak komponen yang bisa menjadi standarisasi tanpa menyakiti pesaing. "Mereka pikir kami bisa bersaing pada hal-hal seperti gaya dan kemasan kendaraan, kami percaya bahwa kami bersaing dengan komponen-komponen dalam menciptakan sebuah kendaraan yang kompetitif," kata Jagawa.

C.    PERTANYAAN
1.      GM dan Ford dengan cepat mendorong pengembangan situs internet untuk menciptakan sebuah lingkungan di mana pemasok harus bersaing untuk bisnis mereka. Ford dan GM berpendapat bahwa situs-situs Internet harus mengurangi biaya karena negosiasi yang efisien. Bagaimana pendapat anda apabila pemasok melihat situs ini?

Masalah Toyota dengan proposal mobil AS untuk bergabung dengan pasar internet ada dua. Salah satunya adalah bahwa Toyota menganggap pasar internet menjadi hanya jalan efisiensi, dan bukan tujuan untuk melakukan.
Masalah tidak tertulis dalam hal ini adalah bahwa Toyota telah dengan Marketplace internet adalah bahwa dengan memperoleh barang dan jasa melalui pasar ini, kualitas produk yang dibeli dapat dipertanyakan, dan meskipun biaya per produk mungkin kekasih, secara keseluruhan, limbah bagian, dan keseluruhan biaya yang lebih tinggi, tidak layak untuk digunakan dalam produksi, atau, yang digunakan dalam produksi dan gagal selama operasi pelanggan mungkin lebih besar daripada bentuk tabungan bergabung pasar tersebut
Beberapa pemasok, tergantung pada ukuran mereka mungkin tidak memiliki infrastruktur teknologi untuk berpartisipasi dalam AutoX-perubahan. Hal ini jelas akan membatasi kemampuan mereka untuk bekerja dengan tesis mobil. Pemasok yang telah menjalin hubungan dan kontrak dengan mobil akan mempertanyakan kelangsungan hidup jangka panjang dari hubungan ini. Para pemasok yang lebih besar yang memasok beberapa komponen akan melihat ini sebagai positif. Hal ini mungkin memberikan mereka kesempatan untuk memperluas bisnis mereka. Satu pertanyaan kritis, yang akan diminta oleh setiap pemasok, adalah bagaimana akan sistem e-procurement mempengaruhi harga. The AutoX-perubahan jelas akan mendorong dan pemasok lebih menarik. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan drastis dalam harga suku cadang, terutama jika mobil mengadopsi "pengganggu" sikap di mana harga yang bersangkutan. Salah satu utama kritik terhadap perusahaan-perusahaan oligopolistik besar seperti Wal-Mart dan Target adalah bahwa karena pasar mereka  kekuasaan mereka memiliki kemampuan untuk mendorong pemasok dalam menyediakan harga yang sangat rendah. Toyota jelas telah berlangganan kaki keempat dari "tiga kursi berkaki" pendekatan. Ini "tiga berkaki tinja "mendukung manfaat dari hubungan yang kuat dengan Pelanggan, Karyawan dan Pemilik. Kaki keempat adalah Pemasok.
Pendapat pemasok mungkin bervariasi tergantung pada seberapa kompetitif mereka merasa mereka dapat. Sebenarnya, membuka situs-situs perdagangan menawarkan banyak peluang baru untuk perusahaan baru untuk memperluas bisnis mereka. Perusahaan-perusahaan yang paling efisien benar-benar dapat membersihkan, sedangkan yang tidak efisien akan mati dengan sangat cepat.


2.      Menjadikan pemasok dan perusahaan Mitra Sebagai Perpanjangan dari Perusahaan
Toyota menjadi "kuno" .. Saya meragukannya. Sebenarnya, biarlah tidak ada keraguan bahwa Toyota ingin mengurangi biaya sebanyak mungkin. Filosofinya adalah hanya berbeda. Toyota berpikir bahwa hal itu dapat dilakukan dengan bekerja sama dengan vendor, sedangkan Ford dan GM hanya fokus pada pitting perusahaan terhadap satu sama lain. Perbedaan dalam pendekatan mungkin budaya untuk sebagian besar. Jelas ada lebih dari satu cara untuk melakukan ini, dan ini adalah kedua pendekatan yang sangat sukses. Dengan melibatkan pemasok dalam kontrak jangka panjang, diharapkan bahwa mereka akan menurunkan harga. Takut Toyota adalah bahwa terlibat dalam AutoX-perubahan akan menciptakan permusuhan dan hubungan dengan diri mereka sendiri dan pemasok

Pemasok Merupakan Mitra dalam Dunia yang Kompetitif Secara Global  Saat ini merupakan waktu yang sulit untuk berbicara mengenai “kemitraan” dengan pemasok. Seluruh perusahaan di dunia belahan Barat menaruh perhatian pada harga komponen dari Cina, India, Vietnam, Rusia, Eropa Timur, dan negara dengan tingkat upah rendah lainnya, sehingga sulit untuk melihat hal lain selain harga. Jika masalahnya adalah bersaing dalam hal harga, pemecahannya adalah untuk mengejar harga terendah di dunia, maka masalah rantai pasokan (supply chain) berubah menjadi praktik logistik yang langsung pada sasaran. Negara dengan tingkat upah rendah memberikan upah yang rendah kepada para karyawan karena suatu alasan. Mereka tidak memiliki tenaga kerja berkualitas tinggi seperti halnya negara maju, sehingga tidak dapat memproduksi barang dengan kualitas tinggi secara konsisten, yang menjadi tiket masuk ke dalam bisnis modern.
Namun argumen tersebut dipatahkan. Tingkat pendidikan di negara-negara menjadi semakin tinggi, orang bekerja keras dengan jam kerja yang panjang, dan mereka bersemangat untuk belajar. Jika anda tidak dapat mengalahkan mereka, bergabunglah dengan mereka. Tentu saja untuk beberapa barang komoditas dan bahkan komponen serta peralatan bernilai tinggi, hal tersebut merupakan kesimpulan yang tidak dapat dihindari. Namun Toyota tidak mengikuti langkah tersebut untuk komponen inti mereka. Mereka telah melakukan investasi besar dalam kemitraan pemasok selama beberapa dasawarsa, dan setiap pemasok baru harus memalui tes yang ketat serta membuktikan diri bahwa mereka dapat masuk ke jaringan kemitraan secara perlahan seiring dengan waktu. Pemasok melakukan pekerjaan dengan baik tidak diberhentikan karena adanya alternatif yang lebih murah, dan mereka mendapat jaminan kerja sama seperti karyawan Toyota sendiri.

Mengapa Toyota melakukan investasi ini?
Hal yang pertama adalah masalah kualitas. Kualitas lebih dari sekedar memiliki peralatan canggih dan prosedur kualitas berdasarkan ISO-9000. Kualitas berawal dari orang melakukan pekerjaan yang memberi nilai tambah. Toyota ingin pemasoknya memiliki budaya yang kompatibel dalam upaya menemukan dan menghilangkan masalah melalui perbaikan yang berkesinambungan.
Gerakan kualitas pada tahun 1980-an, sebagian besar didorong oleh keberhasilan luar biasa dari model Jepang, dianggap menandai berakhirnya hubungan antagonistis antara pembeli dan pemasok. Kebanyakan perusahaan besar membeli sejumlah besar produk yang mereka jual dan kualitas akhir dari produk mereka sebaik komponen yang dibeli dari pemasok. Kualitas pemasok menjadi faktor penentu dalam menentukan pesanan. Sesungguhnya, melakukan investasi dalam kualitas juga akan menurunkan biaya karena inspeksi yang berulang, pengerjaan ulang, dan biaya garansi akan menurun. Bahkan yang lebih penting, pelanggan akan kembali jika produk berkualitas tinggi. Intinya adalah memperlakukan pemasok sebagai perusahaan mitra dalam bisnis merupakan kunci keberhasilan jangka panjang.
Kedua, adanya enjinering untuk produk dan proses. Toyota memperoleh keunggulan dari keseluruhan kualitas desain dan presisi (dan juga fleksibilitas) proses manufakturnya. Integrasi dari produk dan proses dalam tahap perancangan dan enjinering memiliki dampak yang sangat besar atas kelangsungan suatu produk. Lakukan dengan benar maka setiap unit hingga mobil terakhir yang bergerak di jalur memiliki kualitas yang lebih baik dan menghasilkan margin keuntungan yang lebuh tinggi. Bahkan selama bertahun-tahun setelah mobil terakhir diproduksi, biaya garansi dapat menghancurkan perusahaan jika terdapat kesalahaan dalam enjinering sebelum mobil pertama diproduksi. Karena pemasok yang membuat komponen, desain dan manufaktur berkualitas tinggi paling baik dilakukan  melalui kerja sama dengan pemasok atau bahkan dilakukan oleh pemasok itu sendiri. Mengintegrasikan enjinering antara Toyota dengan pemasoknya, memudahkan produk enjinering dan proses dari pemasok, merukapan faktor keberhasilan, yang memerlukan investasi.
Ketiga, terdapat presisi dan kebaikan dari sistem just in time. JIT bukan hanya berkaitan dengan pengurangan persediaan. JIT berkaitan dengan pengungkapan masalah sehingga orang akan memecahkan masalah tersebut. JIT merupakan sistem rantai pasokan yang “rentan”. Toyota memperluas sistem dan filosofi (yang mendasari) ke pemasok. Pemasok merupakan perluasan dari jalur perakitan, dan pemborosan di tempat manapun dalam value stream, mulai dari bahan baku hingga pengiriman kepada pelanggan, masih merupakan pemborosan. Hal tersebut harus dihilangkan. Sejak berdiri Toyota telah belajar bagaimana menghilangkan pemborosan. Memiliki pemasok yang tidak memiliki kemampuan ini menyebabkan lemahnya hubungan di sepanjang rantai nilai. Toyota ingin agar setiap hubungan yang ada merupakan hubungan yang sama kuat dan meiliki kemampuan yang sama. Pemasok perlu menjadi stabil dan terhubungkan dengan pabrik yang juga stabil.
Keempat, Toyota meninginkan inovasi. Inti dari keberhasilan jangka panjang mereka adalah inovasi-dalam produk, proses, dan perbaikan kecil yang tidak dapat dihitung jumlahnya diseluruh perusahaan. Toyota menetapkan target spesifik untuk inovasi dari pemasoknya. Sebagai contoh, Denso melakukan proyek dalam radiator dan alternator dengan tujuan untuk membuat produk tersebut menjadi produk unggulan di pasar secara relatif terhadap biaya industri selama 10 tahun. Ketika mendekati waktu 10 tahun, mereka muncul dengan perbaikan yang lebih radikal, yang membuat mereka tetap unggul untuk 10 tahun mendatang. Toyota bekerja sama dengan pemasoknya dalam menetapkan rencana spesifik untuk investasi dalam penelitian dan pengembangan yang akan menempatkan teknologi yang inovatif “ke dalam rak”, sehingga akan mempertahankan Toyota sebagai perusahaan pemimpin dalam teknologi ban, aki, sistem tata udara, sistem pembuangan emisi, pelumas, dan sebagainya.
Kelima, Toyota sadar bahwa kesehatan keuangan Toyota secara keseluruhan bergantung pada kesehatan keuangan pada setiap perusahaan. Walau pemasok lemah mampu memeriksa dan membangun persediaan dan mengirimkannya secara just in time dan meberikan pengurangan harga, pada titik tertentu pemasok yang lemah akan didorong ke luar bisnis. Toyota ingin pemasok yang kuat dan mampu memberikan kontribusi kepada perusahaan.
Pada intinya adalah terdapat sejumlah besar pekerjaan yang diperlukan untuk menyelaraskan antara kemampuan pemasok dan internal Toyota itu sendiri. Manfaat besar dalam melakukan hal ini dapat melebihi kemampuan penghematan sesaat yang diperoleh melalui pemotongan harga.

3.        Alasan utama dalam perbedaan pendapat mungkin bisa menjadi perbedaan dalam apa yang TOYOTA anggap sebagai komponen "kompetitif". Ini adalah komponen yang sebagian besar akan dibeli menggunakan situs perdagangan Internet. Siapa yang benar? Apakah roda kemudi dan kawat konektor merupakan komponen kompetitif?
Sekali lagi, Toyota berada pada perbedaan dengan VW dan Ford. Titik utama pertentangan karena terkait dengan standardisasi dihasilkan dari definisi "komponen kompetitif". Toyota memiliki jangkauan yang lebih luas dari bagian dalam kategori ini dari GM dan VW. ANALISIS SWOT. KEKUATAN ini pasar akan menyediakan manufaktur dengan komponen yang lebih untuk memilih dari. Pasar online dapat membantu mengurangi biaya ke produsen. Hal ini juga memiliki potensi untuk memberikan pemasok dengan bisnis, mengingat bahwa mereka akan dapat melihat kebutuhan produsen online. Kekuatan lain dari situs e-procurement yang diusulkan adalah kekuatan finansial dan dukungan itu akan mengingat bahwa itu sedang dipelopori oleh orang-orang seperti GM dan Ford. Hal ini akan menciptakan sebuah "klik-dan-mortir" jenis perusahaan. KELEMAHAN Kelemahan utama dari sistem tersebut adalah bahwa perusahaan seperti Toyota akan tidak lagi dapat mengobati pemasok sebagai mitra. Sebuah hubungan yang lebih permusuhan akan terjadi. Ini bisa memiliki efek yang berpotensi merugikan bagi pemasok kecil yang tidak mungkin sebagai harga yang kompetitif sebagai pemasok yang lebih besar. PELUANG Mengingat fakta bahwa bisnis ini akan dilakukan melalui web akan ada sedikit hambatan untuk masuk. Dengan demikian pemasok yang lebih kecil akan memiliki kesempatan untuk terlibat dalam bisnis. Selain itu, akan memberikan pasar baru bagi pemasok. Mengingat fakta bahwa World Wide Web dapat diakses 24 jam per hari, kemampuan untuk bertransaksi bisnis terlepas dari lokasi geografis Wou
Mendefinisikan "kompetitif" komponen adalah sulit. Ada banyak vendor di dunia yang mengkhususkan diri dalam roda kemudi dan bahkan lebih yang membuat kawat konektor. Masalah di sini sebagian besar adalah salah satu dari desain produk. Termasuk bagian lebih sebagai "kompetitif" yakin membuat produk yang lebih unik, yang dapat menciptakan nilai di pasar. Di sisi lain dapat meningkatkan biaya.
Dalam mencapai kesuksesan, yang mana kesuksesan sendiri dimaknai sebagai suatu hal yang berada dalam posisi kompetitif namun tetap dapat menjadi hal superior di antara kompetitornnya, diperlukan strategi untuk membentuk hasil yang paling efektif dan efisien. Terdapat tiga kondisi penting untuk mencapai kesuksesan yakni, mengembangkan kebijakan dan tujuan yang konsisten, membentuk strategi yang difungsikan untuk menghadapi dinamika yang ada bukan mempertahankan keseimbangan statis dari suatu usaha, adanya kompetensi yang berbeda daripada kompetitor yang dihadapi oleh usaha tersebut.
Kesuksesan berkaitan erat dengan perolehan keuntungan. Keuntungan kompetitif ini sendiri terbagi menjadi dua posisi yakni posisi cross-sectional yang menjelaskan mengenai pemilihan suatu usaha terhadap industri yang ia jalankan, posisi industri tersebut serta aktivitas-aktivitas yang dijelaskannya dan posisi longitudinal dimana memaparkan perihal kondisi awal suatu usaha dan pilihan-pilihan manajerial. Beberapa strategis acap kali mengkombinasikan kondisi awal suatu usaha dengan pilihan manajerial yang tepat untuk mencapai keuntungan yang diinginkan.